Hidup Dengan Tujuan

Di jaman sekarang ini, cara membuat foto menjadi HD sangat mudah, apalagi langkahnya juga dapat dijalankan tanpa aplikasi. Namun ada juga yang memakai aplikasi photo editing sesuai keinginan.

Saya baru saja kembali dari Colorado di mana saya menghabiskan seminggu bersantai, memberi energi kembali dan meninjau kembali nilai-nilai kunci dalam hidup saya. Pondok tempat saya tinggal disebut Lembah Damai, dan memiliki kapel di tempat itu. Saya pernah ke Lembah Damai dan ke kapel ini berkali-kali selama bertahun-tahun. Kapel berada di ujung pendakian sepuluh menit yang curam, yang telah menjadi ritual bagi saya. Pemandangan di puncak — bagian dari Pegunungan Rocky — sangat menakjubkan.

Dalam perjalanan turun suatu pagi saya terburu-buru dan terlalu cepat untuk medan. Aku hampir jatuh. Ada banyak batu, dan mudah untuk menabrak batu yang goyah dan tergelincir.

Puisi | Tujuan Hidup - Kompasiana.com

Saya melambat, menarik napas dalam-dalam, dan meletakkan kaki saya dengan sengaja di batu berikutnya, dan kemudian batu berikutnya. Saya segera mempercepat dan harus memperlambat diri lagi.

Saya memutuskan bahwa bahkan jika saya terlambat, saya akan menempatkan setiap kaki secara sadar setiap kali saya mengambil langkah. Butuh banyak bagi saya untuk melakukan ini. Tapi itu ternyata menjadi latihan pemusatan dan meditasi yang luar biasa. Satu demi satu — hanya itu yang saya pilih untuk dipikirkan. Dan saya tiba-tiba menjadi lebih sadar akan segalanya — suara angin, kicau burung dan tupai, dan cahaya matahari pagi di atas pohon aspen emas.

Saya berpikir: Saya bisa melakukan ini lebih sering. Kesini sekarang. Rasakan sentuhan kakiku di atas batu. Rasakan kemudi saat saya mengemudi. BE di lampu berhenti, bukan menit atau jam di depan di tempat tujuan. Dengarkan burung-burung di luar jendela kantor saya.

Saya mulai berpikir bahwa multi-tasking itu berlebihan. Hal yang sangat sulit adalah untuk sepenuhnya hadir di satu tempat pada satu waktu.

Seberapa sadar Anda akan momen ini? Apakah hidup terasa begitu cepat sehingga Anda melewatkan beberapa bagian terpenting? Luangkan waktu sejenak sekarang dan bernapas. Hitung sampai 5 saat menarik napas, dan hitung 5 lagi saat menghembuskan napas. Meluangkan waktu. Sekarang Anda hidup, bukan kemarin dan bukan besok. Sekarang.
______________________________________

“Memusatkan diri adalah seni untuk hidup sepenuhnya. Dan di mana pun seni pemusatan dipraktikkan, segalanya berubah secara dramatis.”
— Tom Crum, “Perjalanan ke Pusat”
______________________________________

Semoga Anda mendapatkan energi yang baik setiap saat!

Leave a Comment

Your email address will not be published.